Lain-lain

Bimbingan Mental: Pembiayaan Berbasis Syariah

Semarang (27/06) – Pada masa pandemi covid-19 ini, tentu banyak pengeluaran yang tidak terduga seperti biaya kesehatan. Idealnya, setiap orang sebaiknya sudah siap dengan dana darurat yang digunakan dalam kondisi-kondisi tertentu yang salah satunya bencana pandemi. Namun apabila dana darurat belum siap, pembiayaan dari lembaga keuangan dapat menjadi solusi. Salah satunya adalah pembiayaan berbasis syariah, tema yang diangkat oleh Bea Cukai Jateng DIY dalam acara Pembinaan Mental Pegawai pada Jumat, 26 Juni 2020.

Diikuti oleh seluruh pegawai yang melaksanakan work from office di Aula Lantai 6 Kanwil BC Jateng DIY Jalan Ahmad Yani 139 Semarang serta pegawai yang melaksanakan work from home/ flexible workspace melalui video conference, narasumber yang dihadirkan adalah Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Semarang, Marji. Dalam paparannya, Marji mengajak jajaran BC Jateng DIY untuk memilih pendanaan berbasis syariah. “Pendanaan berbasis syariah layak untuk diutamakan karena tidak terpengaruh bunga yang floating.

Jadi sudah jelas dari awal cicilannya berapa tiap bulan” Bank Syariah Mandiri merupakan salah satu Bank yang dipercaya untuk menjadi pilihan payroll pegawai BC Jateng DIY. “Tentu saja selain lebih jelas perjanjiannya, pendanaan syariah ini tentu lebih berkah karena di bank syariah seluruh perjanjian dan transaksi dijamin sesuai prinsip syariah” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan pegawai yang memasuki masa purna tugas yaitu Winarti. Kakanwil BC Jateng DIY menyampaikan terima kasih atas dedikasi selama 37 tahun Winarti mengabdi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. “Figur seorang ibu yang sampai hari terakhir masih giat bekerja, mau mengikuti perkembangan zaman, itu harus menjadi teladan kita semua. Saya berharap dan yakin bu Winarti pasti akan lebih bahagia menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga” demikian pesan dan kesat Tri Wikanto.

Comment here